Showing posts with label Metode Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Metode Pembelajaran. Show all posts

Metode Pembelajaran, Pengertian dan Macam-Macam Metode Pembelajaran Terbaru

Metode Pembelajaran merupakan hal yang sangat familiar ditelinga para Guru ataupun Mahasiswa yang kuliah di jurusan Keguruan. Pengertian Metode Pembelajaran sangat luas, sehingga kita wajib menelaah satu persatu agar mampu menafsirkannya secara menyeluruh.


Saat ini Pengertian dan macam dari metode atau model pembelajaran sudah beragam dan bervariasi. Hal ini dikarenakan tuntutan seorang guru dalam berkreativitas di lingkungan belajar mengajar. Banyak sekali jenis dan pengertian dari berbagai macam ahli pendidikan dalam memfasilitasi guru untuk belajar kreatif dalam mendidik siswa.

Pada pembahasan ini klik pengetahuan akan menjelaskan secara jelas pengertian dan macam metode pembelajaran dari berbagai sudut pandang ahli pendidikan sampai saat ini. Silahkan simak uraian dibawah ini dengan baik dan catat/ simpan uraian ini di ingatan kalian. (Kalian yang berprofesi sebagai pendidik tentunya)

PENGERTIAN METODE PEMBELAJARAN

Pengertian Metode Pembelajaran berasal dari dua kata yaitu metode dan pembelajaran. Secara bahasa kita tentu sudah paham bahwa “metode” merupakan suatu cara atau teknik yang digunakan seseorang untuk mencapai tujuan. Sementara kata “pembelajaran” mempunyai arti suatu lingkungan dimana terjadi interaksi antara pendidik dan siswa, dimana interaksi itu menghasilkan suatu manfaat atau transfer ilmu.

Selain pengertian diatas saya akan memberikan pengertian metode atau model pembelajaran dari sudut pandang para ahli atau pakar pendidikan agar kalian dapat memahaminya lebih jelas. Berikut ini pengertian metode pembelajaran dari ahli dan pakar pendidikan di Indonesia:

PENGERTIAN METODE

1. Pengertian Metode oleh Djamaluddin dan Abdullah Aly dalam Kapita Selekta Pendidikan Islam, (1999:114)

Metode berasal dari bahasa latin yaitu kata meta dan hodos. Kata meta berarti melalui dan hodos jalan. Jadi metode adalah jalan yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan.

2. Pengertian Metode oleh Depag RI dalam buku Metodologi Pendidikan Agama Islam (2001:19)

Menurut Departemen Agama Republik Indonesia(Depag RI) Metode adalah cara kerja. Hal ini dijabarkan bawahwa metode merupakan cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan.

3. Pengertian Metode menurut WJS. Poerwadarminta dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, (1999:767)

Metode adalah cara yang telah teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud. Berdasarkan definisi di atas, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa metode merupakan jalan atau cara yang ditempuh seseorang untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

PENGERTIAN METODE PEMBELAJARAN MENURUT PARA AHLI

Sementara itu pengertian dari metode atau model pembelajaran sendiri terdapat banyak pendapat yang beragam dari para pakar atau ahli pendidikan. Berikut ini pengertian pembelajaran yang kami rangkum dalam situs klik pengetahuan:metode pembelajaran

1. Pengertian Metode Pembelajaran Menurut Darsono (2000:24)

Darsono menjabarkan pengertian pembelajaran menjadi mengajar dan ‘Mengajar adalah suatu usaha yang sangat kompleks, sehingga sulit menentukan bagaimana sebenarnya mengajar yang baik. Metode adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan. Sedangkan pembelajaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru sedemikian rupa sehingga tingkah laku siswa berubah ke arah yang lebih baik.

2. Pengertian Metode Pembelajaran Menurut Ahmadi (1997: 52)

Metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur. Pengertian lain mengatakan bahwa metode pembelajaran merupakan teknik penyajian yang dikuasai oleh guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di dalam kelas, baik secara individual ataupun secara kelompok agar pelajaran itu dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh siswa dengan baik.

3. Pengertian Metode Pembelajaran Menurut Gagne, Briggs, dan Wagner (dalam Udin S. Winataputra tahun 2008)

Mereka menjelaskan yang dimaksud dengan pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa. Sedangkan menurut UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkingan belajar.

Jadi kesimpulan yang kami rangkum dari pengertian Metode atau Model Pembelajaran adalah Suatu cara, teknik atau jalan yang digunakan oleh guru atau calon guru (Pendidik) untuk menyampaikan materi Pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Tujuan pembelajaran sendiri telah ditetapkan pemerintah dalam kurikulum pendidikan sehingga seorang guru tinggal wajib mengembangkan kreativitas dalam menggunakan metode pembelajaran dengan baik dan tepat sasaran.

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Pada pembahasan di bawah ini klik pengetahuan merangkum berbagai macam metode pembelajaran yang sering digunakan oleh para pendidik maupun perkuliahan jurusan keguruan saat ini. Kami merangkum ada sekitar 41 macam metode atau model pembelajaran yang akan kami sebutkan di bawah ini.

Pada sampai saat ini metode atau model pembelajaran yang paling umum diterapkan oleh guru adalah metode ceramah. Namun tentunya kita sebagai guru masa depan harus di tuntut kreativitas dalam menyampaikan materi pembelajaran. Oleh karena itu kami klik pengetahuan memberikan pilihan metode pembelajaran yang dapat kalian gunakan dalam mengajar ataupun menerapakan metode pembelajaran dalam simulasi (micro teaching) jika kalian masih berada dalam pembelajaran kuliah.


Kami merangkum 41 jenis atau macam model pembelajaran, untuk lebih jelasnya silahkan cari materi masing-masing metode di kolom pencarian.

41 Metode Pembelajaran Versi KLIK PENGETAHUAN

Berikut ini 41 Macam Metode Pembelajaran yang populer sampai saat ini:

1. EXAMPLE NON EXAMPLE (Metode kasus/ gambar yang relevan dengan KD)

2. PICTURE NON PICTURE

3. NUMBERED HEADS TOGETHER (Metode Kepala bernomor ditemukan Spencer Kagan pada tahun 1992)

4. COOPERATIVE SCRIPT (Metode ini ditemukan Dansereau Cs pada tahun 1985)

5. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (Metode hasil Modifikasi dari number heads)

6. STUDENT TEAMS- ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) (Metode membentuk Tim siswa kelompok prestasi)

7. JIGSAW -MODEL TIM AHLI (Aronssn – Braney – Stephen – Sikes – and Snapp 1978)

8. PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI) (Pembelajaran berdasarkan masalah)

9. ARTIKULASI

10. MIND MAPPING

11. MAKE – A MATCH (Metode Mencari Pasangan di temukan oleh lorna Curran pada tahun 1994)

12. THINK PIR AND SHARE

13. DEBATE

14. ROLE PLAYING

15. GROUP INVESTIGATION (metode ini ditemukan oleh Sharan pada tahun 1992)

16. TALKING STICK

17. BERTUKAR PASANGAN

18. SNOWBALL THROWING

19. STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (Siswa mempresentasikan ide pada siswa lainnya)

20. COURSE REVIEW HORAY

21. DEMONSTRATION DAN EKSPERIMEN (Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan)

22. EXPLISIT INSTRUCTION (Metode Pengajaran langsung ditemukan oleh Rosenshina and Stevens tahun 1986)

23. COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) (Ditemukan oleh Steven and Slavin 1995)

24. INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (LINGKARAN KECIL-LINGKARAN BESAR) (Ditemukan oleh Spencer Kagan)

25. COOPERATIVE LEARNING (Metode Tebak Kata)

26. WORD SQUARE

27. SCRAMBLE

28. TAKE AND GIVE

29. CONSEPT SENTENCES

30. COMPLETTE SENTENCE

31. TIME TOKEN AREND 1998

32. PAIR CECKS SPENCER KAGEN 1993

33. ROUND CLUB (KELILING KELOMPOK)

34. TARI BAMBU

35. DUA TINGGAL DUA TAMU (TWO STRAY TWO STRAY) (ditemukan oleh Spencer Kagan tahun 1992)



36. STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS)

37. PEMBELAJARAN OTENTIK (OUTENTIC LEARNING)

38. NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT)

38. INQUIRY

39. MODEL PEMBELAJARAN TERPADU

40. BERBASIS PROYEK DAN TUGAS

41. PEMBELAJARAN BERBASIS JASA DAN LAYANAN (SERVICE LEARNING)

Demikian Penjelasan lengkap kami mengenai Pengertian dan macam-macam Metode Pembelajaran. Jika kalian ingin mempelajari masing-masing metode pembelajaran (Pengertian, kelebihan, kekurangan, dan langkah pembelajaran), kalian dapat mencari sesuai metode yang ingin kalian cari di kolom pencarian. Terimakasih dan selamat menerapkan dengan kreatifitas kalian untuk masa depan pendidikan Indonesia.

Model Pembelajaran : Metode Permainan dalam Pembelajaran (Game)

Metode Permainan (GAME) merupakan cara penyampaian bahan pembelajaran dimana siswa melakukan sebuah permainan untuk memperoleh atau menemukan pengertian dan konsep tertentu.

Pada kesempatan kali ini Klik Pengetahuan akan membahas suatu metode atau model pembelajaran yaitu Metode Permainan. Semoga artikel ini nantinya bisa membantu kalian yang sedang mencari referensi untuk tugas kuliah ataupun referensi untuk guru Indonesia dalam meningkatkan kreatifitas pembelajaran di sekolah.

Pengertian Metode Permainan

Metode Permainan merupakan cara penyampaian bahan pembelajaran dimana siswa melakukan sebuah permainan untuk memperoleh atau menemukan pengertian dan konsep tertentu.

Permainan dalam arti permainan pendidikan adalah kegiatan dimana siswa melakukan sebuah permainan dalam kerangka proses belajar mengajar. Sebagai sebuah metode mengajar, metode permainan dapat dilakukan secara individual atau kelompok.

Metode Permainan
Metode Permainan

Tujuan dan Manfaat Metode Permainan

A. Penggunaan model permainan bertujuan untuk :
  1. Mengajarkan pengertian (konsep)

  2. Menanamkan nilai

  3. Memecahkan masalah
B. model permainan ini mempunyai manfaat sebagai berikut ini :
  1. Membangkitkan minat siswa

  2. Memupuk dan mengembangkan rasa kerjasama siswa

  3. Mengembangkan kreatifitas siswa

Langkah - Langkah Metode Permainan

Berikut ini merupakan langkah-langkah dalam metode pembelajaran ini :

A. Persiapan
  • Guru menentukan topik

  • Merumuskan tujuan pembelajaran

  • Menyiapkan alat/bahan untuk permainan

  • Menyusun petunjuk pelaksanaan permainan dan metode pembelajaran
B. Pelaksanaan
  1. Guru menjelaskan maksud dan tujuan serta proses permainan

  2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok secara adil dan merata

  3. Guru membagi alat atau memasang alat/bahan untuk permainan siswa

  4. Siswa melakukan kegiatan permainan dengan tujuan mencari sebua pengertian atau konsep yang menjadi tujuan pembelajaran

  5. Siswa melaporkan hasil permainan yang terdiri dari pengertian atau konsep tertentu yang menjadi tujuan pembelajaran kepada guru
C. Penutup
  • Guru memberikan kesimpulan mengenai kegiatan permainan yang dilakukan oleh siswa
  • Guru memberikan hasil kesimpulan tentang pengertian atau konsep yang dimaksud dalam tujuan pembelajaran

Demikian pembahasan kami mengenai metode atau model pembelajaran game/permainan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share kepada teman kalian dan terus ikuti pembahasan materi pendidikan dan pengetahuan terlengkap dari Klik Pengetahuan.

Metode Pembelajaran Simulasi dan Langkah-Langkahnya

Metode Pembelajaran Simulasi dan Langkah-Langkahnya - Assalamualaikum Wr.Wb, Salam Sejahtera untuk kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sebuah metode pembelajaran yaitu Metode Pembelajaran Simulasi. Semoga dengan artikel ini nantinya dapat membantu teman-teman dalam mencari referensi untuk tugas kuliah atau bagi guru di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan variasi dalam pembelajaran di sekolah.

Pengertian Metode Pembelajaran Simulasi

Metode Simulasi
Metode Pembelajaran Simulasi

Simulai berasal dari kata “Simulate” artinya pura-pura atau berbuat seolah-olah. Simulation juga berarti tiruan atau perbuatan yang pura-pura saja. Simulasi sebagai metode penyajian adalah suatu usaha untuk memperoleh pemahaman akan hakikat suatu perinsip atau keterampilan tertentu melalui proses kegiatan atau latihan dalam situasi tiruan (tidak sesungguhnya).

Sehingga dengan demikian memungkinkan siswa mampu menghadapi kenyataan yang sesungguhnya atau mempunyai kecakapan bersikap dan bertindak sesuai dengan situasi.

Tujuan dan Manfaat Metode Pembelajaran

A. Metode simulasi digunakan untuk tujuan :
  • Melatih keterampilan tertentu, baik yang bersifat keahlian (profesional) maupun keterampilan dalam hidup sehari-hari.

  • Memperoleh pemahaman tentang suatu pengertian (konsep) atau prinsip.

  • Latihan memecahkan masalah.
B. Manfaat Metode Simulasi
  1. Meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan melibatkan diri dalam mempelajari situasi yang hampir serupa dengan kejadian yang sebenarnya.

  2. memberikan motivasi untuk bekerja sama dalam kelompok.

  3. melatih siswa untuk bkerja sama dalam kelompok.

  4. menimbulkan dan memupuk daya kreasi siswa.

  5. melatih siswa untuk memahami dan menghargai pendapat, peranan orang lain.
C. Agar dapat penggunaan metode simulasi mencapai tujuan/manfaat yang diinginkan, perlu diperhatikan hal-hal berikut :
  1. Tiap siswa/ kelompok siswa mendapat kesempatan yang sama untuk melakukan simulasi.

  2. Tiap siswa terlibat langsung dalam perannya masing-masing.

  3. Simulasi dimaksudkan untuk latihan keterampilan agar dapat menghadapi kenyataan dengan baik.

  4. Disiapkan petunjuk simulasi dapat secara terperinci atau secara garis besar.

  5. Dalam simulasi diusahakan dapat digambarkan secara lengkap tentang simulasi, proses yang diperkirakan terjadi dalam kenyataan sesungguhnya.

Langkah-Langkah Metode Pembelajaran Simulasi

Langkah-langkah penggunaan metode simulasi :

A. Persiapan
  1. Menentukan topik

  2. Merumuskan Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

  3. Merumuskan petunjuk simulasi.
B. Pelaksanaan
  1. Menentukan topik dan tujuan simulasi, akan lebih baik bila dilakukan bersama siswa.

  2. Guru menguraikan secara garis besar situasi yang akan disimulasikan.

  3. Menjelaskan peranan-peranan yang akan disimulasikan, dan proses simulasi.

  4. Pemilihan para pelaku/pemeran.

  5. Memberi kesempatan bertanya.

  6. Pelaksanaan situasi.

  7. Evaluasi.

  8. Latihan Ulang.
C. Penutup
  • Mengakhiri kegiatan belajar mengajar, guru memberikan evaluasi dan kesimpulan atas pelaksanaan simulasi tersebut.
Demikian pembahasan kami mengenai Metode Pembelajaran Simulasi semoga bermanfaat bagi kalian. Jika artikel ini bermanfaat silahkan teman-teman bagikan atau share dan terus ikuti pembahasan kami selanjutnya.

Model Pembelajaran Inkuiri dan Langkah-Langkahnya

Model Pembelajaran Inkuiri dan Langkahnya - Assalamualaikum Wr.Wb Salam sejahtera untuk kita semua. Pada kesempatan kali Klik Pengetahuan akan membahas suatu metode atau model pembelajaran yaitu model pembelajaran inkuiri. Inkuiri adalah suatu kegiatan/penelaahan sesuatu dengan cara mencari kesimpulan. Inkuiri juga dapat diartikan keyakinan tertentu melalui proses berpikir/penalaran secara teratur, runtut, dan bisa diterima oleh akal.

Pengertian Model Pembelajaran Inkuiri

Model Pembelajaran Inkuiri adalah suatu model yang digunakan dalam kegiatan belajar-mengajar dimana siswa dihadapkan pada suatu keadaan/masalah untuk kemudian dicari jawaban atau kesimpulannya. Jawaban atau kesimpulan tersebut belum tentu merupakan pemecahan atas masalah atau keadaan yang dihadapi. Dapat juga jawaban tersebut hanya sampai pada tingkat menemukan hal-hal yang menyebabkan timbulnya keadaan atau masalah tersebut. Dan hal inilah yang membedakan antara metod inkuiri dengan metode pemecahan masalah (Problem solving) yang lebih menitik beratkan pemecahan masalah yang dihadapi siswa.

Kegiatan inkuiri dapat dilakukan secara perorangan, kelompok ataupun seluruh kelas (klasikal), baik dilakukan didalam kelas maupun di luar kelas. Inkuiri dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti diskuai antarsiswa, tanya jawab antarguru dengan murid, dan sebagainya.Pelaksanaan metode inkuiri dapat dimaksudkan untuk mencari jawaban tertentu yang sudah pasti ataupun kemungkinan pilihan (alternatif) jawaban atas masalah tertentu.

Metode Pembelajaran Inkuiri
Metode Pembelajaran Inkuiri

Tujuan dan Manfaat Model Pembelajaran Inkuiri

Penggunaan metode inkuiri bertujuan :

  • Mengembangkan sikap, keterampilan, kepercayaan siswa dalam memecahkan masalah atau memutuskan sesuatu secara tepat (obyektif).

  • Mengebangkan kemampuan berpikir siswa agar lebih tanggap, cermat , dan nalar (kritis, analitis, dan logis).

  • Membina dan menggembangkan sikap ingin tahulebih jauh (curriousity).

  • Mengungkap aspek pengetahuan (kognitif) maupun sikap (afektif).

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Model Pembelajaran Inkuiri 

  1. Siswa diarahkan kepada pokok permasalahan yang akan dicari jawabannya/dipecahkan untuk itu guru hendaknya menjelaskan pokok permasalahannya dan tujuan yang ingin dicapai.

  2. Guru hendaknya memberikan keleluasaan kepada siswa untuk berdiskusi, mengemukakan kemungkinan pilihan jawaban ataupun bertanya. Guru hanya membatasi agar jangan keluar dari pokok pembicaraan.

  3. Guru diharapkan mampu untuk memberikan pertanyaan pancingan,bilamana siswa kurang mampu menganalisis masalah.

  4. Guru mengawasi, membatasi agar kegiatan siswa tidak menyimpang dari nilai-nilai, seperti nilai agama, Pancasila, dan sebagainya.

  5. Guru tidak memberikan jawaban langsung atas masalah yang dihadapi.

Langkah-Langkah Model Pembelajaran Inkuiri

Seperti telah dikemukakan di muka ada beberapa cara dalam ha berinkuiri. Dalam hal inkuiri dilakukan dengan tanya jawab, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

A. Persiapan Model Inquiri

Dalam model pembelajaran inkuiri seorang guru harus mempersiapkan :
  1. merumuskan permasalahan sebagai topik.

  2. merumuskan TIK.

  3. menjelaskan jalannya kegiatan inkuiri.

B. Pelaksanaan Model Inquiri
  1. Guru mengemukakan suatu masalah tertentu siswa diberi kesempatan untuk bertanya mengenai kejelasan masalah tersebut.

  2. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya seluas mungkin mengenai masalah tersebut, sampai merasa cukup untuk mengambil kesimpulan. Guru tidak boleh memberikan jawaban yang sifatnya menjawab/memecahkan permasalahan yang dihadapi siswa. Misalnya sebagai contoh guru hanya memberikan jawabannya, tidak atau bukan dan sebagainya. Apabila siswa kurang aktif maka guru memberikan pertanyaan pancingan membantu siswa menelaah msalah tersebut.

  3. Siswa mengemukakan kesimpulan atau pendapat sementara (hipotesa) dan alasan-alasannya.
C. Penyelesaian Model Inquiri
  • Guru bersama siswa menguji atau membahas pendapat sementara yang dikemukakan siswa atas dasar bukti (data) yang ada.

  • Pengambilan kesimpulan dilakukan oleh siswa, dibantu guru.
D. Contoh Penerapan Model Inquiri
Dalam cara lain misalnya dengan kegiatan diluar kelas, untuk membahas terjadinya kemacetan lalu lintas, pada prinsipnya langkah-langkahnya sama, yaitu :
  1. Guru mengemukakan permasalahan, yaitu kemacetan lalu lintas.

  2. Siswa diajak keluar kelas untuk mengamati suasana lalu lintas yang sedang macet.

  3. Setelah dirasa cukup, siswa diajak kembali ke dalam kelas.

  4. Siswa menganalisis data yang diperolehnya, dan kemudian mengemukakan pendapat sementara (hipotesa) tentang sebab-sebab kemacetan lalu lintas.

  5. Guru bersama siswa menguji atau membahas kebenaran pendapat siswa atas dasar dta tersebut.

  6. Pengambilan kesimpulan oleh siswa, dibantu guru.
Demikian pembahasan tentang Model Pembelajaran Inkuiri semoga bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan dan ikuti terus pembahasan menarik kami selanjutnya.

Metode Pembelajaran : Metode Ceramah Bervariasi (Pengertian, Tujuan,Manfaat, Langkah)

Pengertian Metode Ceramah Bervariasi

Metode ceramah adalah suatu penyajian bahan pelajaran dengan melalui penuturan (penjelasan lisan) oleh guru kepada siswa. Metode Ceramah Bervariasi merupakan cara penyampaian, penyajian bahan pelajaran dengan disertai macam-macam penggunaan metode pengajaran lain, seperti diskusi, tanya jawab, pemberian tugas dan sebagainya.

ceramah bervariasi
Metode Pembelajaran ceramah bervariasi
Tujuan dan Manfaat Metode Ceramah Bervariasi

A. Metode Ceramah Bervariasi digunakan dengan tujuan :

  1. Menyampaikan informasi atau materi pelajaran baru.

  2. Membangkitkan hasrat, minat dan gairah siswa untuk belajar.

  3. Menjelaskan materi pelajaran yang sukar.

B. Metode Ceramah Bervariasi dapat digunakan dalam hal :

  • Jumlah siswa cukup besar.

  • Sebagai pengantr atau menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

  • Waktu yang tersedia terbatas, sedang materi yang disampaikan cukup banyak.

C. Tujuan dan manfaat penggunaan metode ceramah bervariasi adalah untuk mengurangi kelemahan-kelemahan dari metode ceramah. Kelemahan-kelemahan tersebut antara lain :

  • Siswa pasif, kegiatan belajar-mengajar berpusat pada guru, sehingga mengurangi daya kreativitas dan aktivitas siswa.

  • Mudah menimbulkan salah tafsir, salah paham tentang istilah tertentu tanpa mengetahui artinya (verbalisme).

  • Melemahkan perhatian dan membosankan siswa apabila ceramah diberikan dalam waktu yang cukup lama.

  • Guru tidak segera memperoleh umpan balik tentang penguasaan materi yang disampaikan.

Langkah-Langkah Penggunaan Metode Ceramah Bervariasi

Langkah-langkah penggunaan metode ceramah bervariasi disesuaikan dengan metode-metode yang dipakai untuk variasi.

Contoh penggunaan metode tanya-jawab dan diskusi sebagai variasi :

1. Persiapan

  1. Merumuskan Tujuan Pembelajaran

  2. Menyusun urutan penyajian materi untuk mencapai Tujuan Pembelajaran yang sudah ditetapkan.

  3. Merumuskan materi ceramah secara garis besar.

  4. Bila materi ceramah terlalu luas, dapat dibagi menjadi beberapa penggalan.

  5. Disarankan materi ceramah diperbanyak untuk dimiliki setiap siswa.

2. Pelaksanaan

  1. Menjelaskan kepada siswa Tujuan Pembelajaran yang ingin dicapai sesudah pelajaran berakhir.

  2. Menjelaskan kepada siswa pelaksanaan metode ceramah bervariasi, Contohnya : Ceramah yang disertai tanya jawab, serta diskusi.

  3. Kelompok kecil dan ditutup dengan laporan kelas.

  4. Membagikan materi ceramah kepada siswa.

  5. Menyajikan materi ceramah

  6. Tanya jawab

  7. Guru mengkomunikasikan hal-hal yang harus didiskusikan dalam kelompok kecil, waktu yang disediakan untuk diskusi.

  8. Pembentukan kelompok kecil terdiri dari lima atau tujuh orang.

  9. Pelaksanaan diskusi kelompok dalam waktu yang sudah ditetapkan.

  10. Membuat kesepakatan satu kelompok untuk melaporkan di muka kelas, kelompok-kelompok yang lain sebagai pengulas.

  11. Penyampaian laporan kelompok-kelompok yang telah ditetapkan.

  12. Mengatur jalannya pengulasan oleh kelompok-kelompok yang lain.

  13. Diskusi kelas berakhir.

Demikian Pembahasan tentang Metode Pembelajaran Ceramah Bervariasi semoga dapat menambah pengetahuan teman-teman semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share ke forum yang lebih besar agar bermanfaat bagi orang lain.

Metode Pembelajaran Tanya Jawab Lengkap (Pengertian, Tujuan, Manfaat,Langkah)

klikpengetahuan.com - Metode pembelajaran tanya jawab merupakan salah satu contoh metode pembelajaran yang di gunakan guru saat mengajar. Pada artikel kali ini Klik Pengetahuan akan membahas secara lengkap tentang metode pembelajaran tanya jawab. Pembahasan ini mencakup pengertian metode tanya jawab, tujuan dan manfaat metode tanya jawab, dan langkah-langkah metode tanya jawab.

Tujuan saya menulis artikel tentang metode pembelajaran agar dapat membantu guru dan calon guru dalam mengajar ataupun mengerjakan administrasi seperti PTK dan sebagainya. Selain itu semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu teman-teman yang sedang mencari referensi dalam menulis skripsi/thesis pendidikan.

Yuk simak baik-baik !!!

Metode Tanya Jawab
Metode Pembelajaran Tanya Jawab

Pengertian dan Tujuan Metode Pembelajaran Tanya Jawab

Metode tanya jawab adalah suatu cara untuk menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya pertanyaan dari siswa yang harus dijawab oleh guru baik secara lisan atau tertulis.

Tujuan Metode Pembelajaran Tanya Jawab :
  • Untuk mengetahui penguasaan bahan pelajaran dalam ingatan siswa dan pengungkapan perasaan serta sikap siswa.

  • Untuk mengetahui jalan berfikir siswa secara sistematis, logis dan menuju permasalahan masalah.

  • Untuk memberikan tekanan perhatian pada bagian-bagian pelajaran yang dipandang penting.

  • Untuk memperkuat lagi kaitan antara suatu pertanyaan dengan jawabannya.

  • Untuk membiasakan siswa mengenal bentuk dan jenis pertanyaan serta jawabannya yang benar dan tepat.

  • Untuk melatih mental siswa dalam bertanya jawab di kelas

Manfaat Metode Pembelajaran Tanya Jawab

Berikut ini manfaat metode pembelajaran tanya jawab diantaranya adalah :
  1. Pertanyaan dapat membangkitkan minat belajar siswa dalam belajar.

  2. Pertanyaan yang berhubungan dengan ingatan dapat memperkuat ingatan siswa.

  3. Pertanyaan pikiran yang memerlukan analisa, menafsirkan, memikirkan, dan menarik kesimpulan dapat mengembangkan cara-cara berfikir logis dan sistematis.

  4. Pertanyaan dapat mengurangi proses lupa karena jawaban yang diperoleh atau dikemukakan diolah dalam suasana yang serius dan pemusatan perhatian terhadap jawaban. Apabila jawaban dibenarkan oleh guru maka rasa gembira siswa akan memperkuat jawaban itu tersimpan dalam ingatan siswa.

  5. Jawaban yang salah dapat segera dikoreksi dan diberi penjelasan yang benar oleh guru.

  6. Pertanyaan dapat merangsang siswa berfikir dan memusatkan perhatian pada satu pokok perhatian.

  7. Pertanyaan dapat membangkitkan hasrat untuk melakukan penyelidikan yang membuat siswa berfikir secara ilmiah.

  8. Pertanyaan fakta atau masalah dapat mengarahkan siswa untuk belajar seperti yang dituju oleh suatu mata pelajaran yang dapat membantu siswa mengetahui bagian-bagian yang perlu diketahui dan diingat.

  9. Pertanyaan dapat digunakan untuk tujuan latihan dan mengulang.

  10. Siswa belajar menjawab pertanyaan dengan benar baik isi jawaban maupun susunan bahasa yang dipergunakan untuk mengekspresikan perasaan dan ide-ide atau pikirannya sehingga dapat didengar, ditelaah, dan dinilai oleh guru.

  11. Siswa juga diajak untuk berani dan belajar bertanya yang perlu dalam proses belajar serta hidup bermasyarakat serta belajar mengemukakan pertanyaan yang layak dan menghargai pertanyaan orang lain.

  12. Pertanyaan-pertanyaan oleh guru atau oleh siswa dapat menimbulkan suasana kelas hidup dan gembira.

  13. Siswa memperoleh kesempatan ikut berpartisipasi dalam proses kegiatan belajar mengajar.

  14. Dari jawaban-jawaban yang diperoleh dapat menambah pengetahuan siswa dan disamping itu guru juga dapat menilai karakter siswa dan hasil proses belajar mengajar siswa.

Langkah-Langkah Metode Pembelajaran Tanya Jawab

A. Persiapan metode tanya jawab
  1. Menentukan topik

  2. Merumuskan Tujuan Pembelajaran Khusus.

  3. Menyusun pertanyaan-pertanyaan secara tepat sesuai dengan Tujuan Pembelajaran Khusus tertentu.

  4. Mengidentifikasikan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan siswa.
B. Pelaksanaan metode tanya jawab
  1. Menjelaskan kepada siswa tujuan pembelajaran yang ingin dicapai sesudah pelajaran berakhir.

  2. Mengkomunikasikan penggunaan metode tanya jawab (siswa tidak hanya bertanya tetapi juga menjawab pertanyaan guru ataupun pertanyaan dari siswa lainnya.

  3. Guru memberikan permasalahan sebagai bahan apersepsi.

  4. Guru mengajukan pertanyaan keseluruh kelas.

  5. Guru harus memberikan waktu yang cukup untuk memikirkan jawabannya sehingga siswa dapat merumuskan dan mengingat secara sistematis.

  6. Tanya jawab harus berlangsung dalam suasana tenang dan tidak tegang.

  7. Guru harus mengusahakan agar siswa dapat memperoleh pertanyaan secara merata.

  8. Guru harus berusaha membuat pertanyaan yang berisi satu masalah saja atau satu topik.

  9. Pertanyaan harus dibedakan dalam golongan (pertanyaan pikiran, pertanyaan analisa, atau pertanyaan pendapat/opini).
Demikian pembahasan mengenai metode pembelajaran tanya jawab semoga bermanfaat bagi kita semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan kepada teman kalian atau forum yang lebih luas agar berguna bagi orang lain.

Metode Pembelajaran Karyawisata Lengkap (Pengertian, Tujuan, Manfaat,Langkah)

Metode Pembelajaran Karyawisata - Assalamualaikum Wr. Wb, Salam Sejahtera untuk kita semua. Apa kabar teman-teman klik pengetahuan com ??? Semoga senantiasa diberi kesehatan dan rejeki yang melimpah. Pada Artikel kali ini saya akan membahas tentang sebuah metode pembelajaran yaitu metode Karyawisata.

Harapan saya dengan pembahasan ini dapat membantu teman-teman dalam mengerjakan tugas kuliah, bisa dijadikan referensi skripsi atau thesis pendidikan. Selain itu tentunya untuk membantu para guru untuk meningkatkan kualitas dan variasi dalam pembelajaran, bisa juga buat referensi PTK. hehe :p

Metode karyawisata merupakan salah satu dari sekian banyak metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran. Saya akan membahas secara lengkap pembahasan metode ini dari pengertian metode karyawisata, tujuan dan manfaat metode karyawisata, dan langkah-langkah metode karyawisata.

Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Metode Karyawisata

Berikut ini merupakan Pengertian, tujuan, dan manfaatnya silahkan perhatikan baik-baik :)

Pengertian Metode Pembelajaran Karyawisata

Metode Karyawisata adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dengan membawa murid langsung kepada obyek yang akan dipelajari di luar kelas. Dari segi bahasa istilah Karya berarti kerja sementara istilah wisata berarti pergi. Dari arti diatas dapat diambil kesimpulan bahwa karyawisata adalah pergi bekerja.

Di dalam dunia sekolah istilah karyawisata ini memiliki arti yang sedikit berbeda jika kita hubungkan dengan dunia pembelajaran. Karyawisata adalah siswa-siswa mempelajari suatu obyek di tempat mana obyek tersebut. Jadi karyawisata ini dapat diartikan pembelajaran siswa di luar kelas dengan mendatangi sesuatu yang ingin dipelajari dengan datang langsung ketempatnya.

Metode Karyawisata
Metode Karyawisata

Tujuan dan Manfaat Metode Pembelajaran Karyawisata

  • Untuk melengkapi pengetahuan yang diperoleh di sekolah/kelas.

  • Untuk melihat, mengamati, menghayati secara langsung dan nyata mengenai obyek tersebut.

  • Untuk menanamkan nilai moral pada siswa.

Alasan Metode Pembelajaran Karyawisata

  • Terlalu besar/berat

  • Berbahaya

  • Akan merubah bila berpindah tempat

  • Obyek terdapat di tempat tertentu

Langkah - Langkah Metode Pembelajaran Karyawisata

Penggunaan metode pembelajaran karyawisata secara umum meliputi tiga tahap :

1. Tahap persiapan atau perencanaan, meliputi :
  • Menetapkan tujuan

  • Menetapkan obyek karyawisata

  • Menetapkan lama waktu karyawisata (penjadwalan)

  • Menetapkan banyaknya siswa yang ikut karyawisata.

  • Memperhitungkan biaya transportasi, akomodasi, kemananan, dan sebagainya.

  • Mengadakan hubungan dengan sasaran.

  • Memilih cara-cara untuk memperoleh data selama karyawisata, misalnya metode wawancara kemudian cara menyusun laporan karyawisata.

  • Pemantapan rencana
2. Tahap Pelaksanaan :

Langkah-langkah yang dilakukan dalam obyek wisata :

  • Mengadakan pertemuan dengan pimpinan atau pengusaha obyek wisata.

  • Siswa secara teratur melihat, mengamati, menanyakan, dll tentang obyek yang diteliti.

  • Selesai mengadakan pengamatan obyek murid dikumpulkan dan kalau mungkin diadakan tanya jawab/diskusi dengan petugas atau pengurus obyek.

  • Siswa dan seluruh rombongan meninggalkan obyek setelah selesai.
3. Tahap Penyelesaian :
  • Siswa menyelesaikan laporan dan menyerahkan pada guru.

  • Guru memberikan keterangan tentang obyek karyawisata dan dihubungkan ke dalam materi pelajaran.
Demikian pembahasan mengenai metode pembelajaran karyawisata semoga bermanfaat bagi kita semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share ke forum yang lebih besar agar dapat bermanfaat untuk orang lain.


Metode Pembelajaran Diskusi Lengkap (Pengertian, Tujuan, Manfaat,Langkah)

Metode Pembelajaran Diskusi - Assalamualaikum wr.wb salam sejahtera bagi kita semua. Apa kabar teman-teman klik pengetahuan com semua ??? semoga senantiasa diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang metode pembelajaran yaitu metode pembelajaran diskusi.

Metode pembelajaran diskusi merupakan salah satu metode pembelajaran yang digunakan seorang guru dalam mengajar di sekolah. Pada artikel metode pembelajaran diskusi ini saya akan membahas secara lengkap dari pengertian metode diskusi, tujuan dan manfaat metode diskusi, serta langkah-langkah metode pembelajaran diskusi.

Semoga pembahasan di bawah ini dapat membantu teman-teman dalam mengerjakan tugas kuliah, sebagai referensi skripsi atau thesis pendidikan, serta tentunya bagi para guru dan calon guru di seluruh indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Langsung saja silahkan simak baik - baik !!!

Metode Pembelajaran Diskusi
Metode Pembelajaran Diskusi

Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Metode Pembelajaran Diskusi

Pengertian Metode Diskusi :

Metode Pembelajaran Diskusi adalah suatu penyajian bahan pelajaran dengan cara siswa membahas, kerjasama, dan bertukar pendapat mengenai topik/masalah tertentu untuk memperoleh suatu kesepakatan/kesimpulan.

Tujuan Metode Diskusi :

  • Tujuan penggunaan metode diskusi ialah agar siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar dengan cara membahas, kerjasama, dan memecahkan masalah tertentu.

Manfaat Metode Diskusi :

  1. Penggunaan metode diskusi mempunyai manfaat sebagai berikut :

  2. Memunculkan dan membina sikap serta perbuatan siswa yang demokratis.

  3. Menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan cara berfikir kritis, analitis, dan logis.

  4. Memupuk rasa kerja sama, sikap toleran dan rasa sosial.

  5. Membina kemampuan untuk mengemukakan pendapat dengan bahasa yang baik dan benar.

Langkah - Langkah Metode Pembelajaran Diskusi

Berikut ini merupakan langkah-langkah dalam pelaksanaan metode diskusi di dalam sebuah pembelajaran :

A. Persiapan metode diskusi
  1. Menentukan topik yang akan didiskusikan.

  2. Merumuskan tujuan pembelajaran

  3. Bila kelas terlalu besar dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil agar efektif.

  4. Merumuskan petunjuk di dalam diskusi, nilai kemampuan siswa, serta tindakan-tindakan untuk memperlancar jalannya diskusi. Tindakan ini dapat berupa memberi pujian, teguran, meluruskan pembicaraan yang menyimpang, dan lain-lain.
B. Pelaksanaan Metode Diskusi
  1. Menjelaskan Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

  2. Mengkomunikasikan topik atau permasalahan diskusi.

  3. Memberikan pengarahan dan petunjuk diskusi kepada siswa.

  4. Bila kelas besar dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil (sesuai kebutuhan).

  5. Masing-masing kelompok memilih pimpinan diskusi, sekretaris atau notulen, dan pelapor.

  6. Siswa berdiskusi dalam kelompoknya. Guru berkeliling mendatang tiap kelompok untuk menjaga ketertiban atau membantu kegiatan diskusi. Contohnya : mengarahkan diskusi, menjawab pertanyaan siswa mengenai hal yang belum siswa pahami, dan sebagainya.

  7. Kelompok-kelompok diskusi melaporlkan hasil yang telah didiskusikan. Hasil ini nantinya akan ditanggapi oleh kelompok lain dan jika perlu membantu kelompok lain dapat membantu memberikan jawaban.

  8. Laporan hasil diskusi disampaikan kepada guru oleh pimpinan kelompok atau pelapor.
Demikian pembahasan kami tentang metode pembelajaran diskusi semoga bermanfaat bagi kita semua. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share kepada teman kalian agar informasi ini dapat bergunan bagi orang lain.