Klasifikasi Makhluk Hidup (Lengkap dengan Penjelasan dan Contoh)

Klasifikasi Makhluk Hidup (Lengkap dengan Penjelasan dan Contoh) - Manusia hidup di bumi ini berdampingan dengan makhluk hidup lain dan saling ketergantungan satu sama lain. Jumlah Makhluk hidup di bumi ini sangat banyak dan beragam, selain manusia ada hewan, tumbuhan, dan jenis makhluk hidup lainnya.

klasifikasi makhluk hidup

Dalam dunia IPA khususnya Biologi, Makhluk hidup diklasifikasikan menjadi beberapa jenis dan tingkatan agar kita lebih mudah mengenalnya. Klasifikasi Makhluk hidup diberi nama Taksonomi atau ilmu yang mempelajari sistem tatanama makhluk hidup dalam tingkatan takson.

Ilmu ini ditemukan atau diprakarsai oleh ilmuan dari Swedia bernama C. Linnaeus. Pada awalnya Ilmuan Swedia ini mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok yaitu Animalia (kelompok hewan) dan Vegetabilia (kelompok tumbuhan). Setelah itu ia memperkenalkan tingkatan/takson yang lebih komplek dari tingkatan takson tinggi ke rendah.

Klasifikasi Makhluk Hidup menurut C. Linnaeus yaitu :
  1. Kingdom

  2. Filum

  3. Klass

  4. Ordo

  5. Genus

  6. Spesies
Lalu apa sih Klasifikasi Makhluk Hidup itu ?
Klasifikasi Makhluk Hidup adalah suatu usaha mengelompokkan atau menggolongkan makhluk hidup tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang ditemukan pada makhluk hidup.

Dari pengertian diatas kita tahu bahwa tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup adalah menggolongkan jenis makhluk hidup kedalam beberapa kategori agar kita dapat mengenal persamaan dan perbedaan ciri-ciri dari makhluk hidup dengan jelas.

klasifikasi makhluk hidup


Selain menemukan Ilmu Taksonomi, C. Linnaeus juga menciptakan sebuah aturan sistem penamaan makhluk hidup bernama binomial numenklatur. Nah berikut adalah aturannya :
  1. Nama spesies terdiri dari dua suku kata, kata yang pertama merupakan nama genus sedangkan kata yang kedua adalah kata spesies.

  2. Nama Genus ditulis menggunakan huruf kapital sedangkan penulisan nama spesies menggunakan huruf kecil.

  3. Penamaan dan bahasa yang digunakan harus menggunakan bahasa latin atau bahasa yang dilatinkan untuk dijadikan pedoman standar dan penulisan nama atau penamaan hurufnya harus ditulis miring/digaris bawahi.
Pengertian Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup 

1. Kingdom (Kerajaan)

Merupakan tingkatan takson tertinggi dari urutan takson yang pada awalnya dibagi oleh C. Linnaeus menjadi dua yaitu Animalia (hewan) dan Vegetabilia (tumbuhan). Dalam perkembangannya kingdom terus mengalami perkembangan hingga sampai saat ini. Jenis kingdom saat ini dibagi menjadi 6 Kingdom yaitu :
  1. Kingdom Monera

  2. Kingdom Protista

  3. Kingdom Plantae

  4. Kingdom Animalia

  5. Kingdom Virus
2. Filum atau Divisio

Urutan takson kedua dalam sistem klasifikasi makhluk hidup di bawah Kingdom. Filum digunakan pada takson hewan sedangkan Divisio digunakan pada takson tumbuhan. Contohnya pada takson hewan seperti Filum Echinodermata, Filum Platyhelminthes, dsb. Sementara pada takson tumbuhan seperti Divisio Bryophytha, Divisi Spermatophyta, dan nama lain yang berakhiran - phytha.

3. Classis (Kelas)

Merupakan tingkatan takson ketiga dalam sistem klasifikasi makhluk hidup dibawah Filum atau Divisi artinya setiap filum/divisi dibagi ke dalam kelompok atau kategori lagi yang lebih banyak persamaan atau perbedaan ciri dari makhluk hidup tersebut. Contohnya Divisi spermatopytha dibedakan lagi menjadi beberapa kelas berdasarkan bijinya yaitu kelas dikotil dan kelas monokotil.

4. Ordo (Bangsa)

Merupakan tingkatan takson ke-4 dibawah Classis/kelas yang artinya makhluk hidup dibedakan lagi menjadi kelompok yang mempunyai ciri yang lebih spesifik. Untuk lebih jelasnya saya mengambil contoh untuk kelas mamalia dikelompokkan lagi menjadi ordo karnivora , ordo herbivora, ordo omnivora. Lalu kelas monokotil akan dibedakan lagi menjadi ordo rumput-rumputan, ordo jahe-jahean, dsb.

5. Famili (Keluarga/Suku)

Tingkatan takson yang ke-5 dibawah Ordo (bangsa) yang artinya pengelompokkan makhluk hidup yang mempunyai ciri lebih khusus atau mirip bisa dibilang sebangsa. Penamaan famili untuk nama hewan biasanya mempunyai akhiran -idae, contohnya Contoh famili hewan seperti Keluarga kucing (Falidae), keluarga anjing (Canidae). Sedangkan nama tumbuhan mempunyai akhiran -aceae seperti famili Rosaceae, famili Liliaciae, dsb.

sistem penamaan klasifikasi makhluk hidup


6. Genus (Marga)

Tingkatan takson urutan keenam yang berada di bawah famili artinya pengelompokan genus ini merupakan kelompok makhluk hidup yang memiliki ciri yang lebih banyak lagi atau mempunyai ciri yang lebih khusus. Contohnya untuk famili Liliciae dibedakan menjadi genus Lilium (lili), genus Aloe (lidah buaya), genus Allium (bawang-bawangan).

7. Spesies (jenis)

Tingkatan takson paling rendah dari sistem taksonomi. Kelompok hewan tingkat spesies mempunyai ciri sama dan bisa melakukan perkawinan sehingga dapat menghasilkan keturunan. Contohnya genus Allium (bawang-bawangan) dibedakan menjadi jenis bawang merah (Allium cepa) dan bawang putih (Allium sativum).

Demikian artikel saya tentang klasifikasi makhluk hidup dan contohnya semoga dapat menambah pengetahuan teman-teman semua. Jika tulisan saya bermanfaat silahkan Share keteman kalian dan jangan lupa terus ikuti artikel-artikel pengetahuan kami selanjutnya !

Salam dari Klik Pengetahuan, Satu Klik untuk Kami Seribu Pengetahuan untuk Kalian. :)
Klasifikasi Makhluk Hidup (Lengkap dengan Penjelasan dan Contoh) - Manusia hidup di bumi ini berdampingan dengan makhluk hidup lain dan saling ketergantungan satu sama lain. Jumlah Makhluk hidup di bumi ini sangat banyak dan beragam, selain manusia ada hewan, tumbuhan, dan jenis makhluk hidup lainnya.

klasifikasi makhluk hidup

Dalam dunia IPA khususnya Biologi, Makhluk hidup diklasifikasikan menjadi beberapa jenis dan tingkatan agar kita lebih mudah mengenalnya. Klasifikasi Makhluk hidup diberi nama Taksonomi atau ilmu yang mempelajari sistem tatanama makhluk hidup dalam tingkatan takson.

Ilmu ini ditemukan atau diprakarsai oleh ilmuan dari Swedia bernama C. Linnaeus. Pada awalnya Ilmuan Swedia ini mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok yaitu Animalia (kelompok hewan) dan Vegetabilia (kelompok tumbuhan). Setelah itu ia memperkenalkan tingkatan/takson yang lebih komplek dari tingkatan takson tinggi ke rendah.

Klasifikasi Makhluk Hidup menurut C. Linnaeus yaitu :
  1. Kingdom

  2. Filum

  3. Klass

  4. Ordo

  5. Genus

  6. Spesies
Lalu apa sih Klasifikasi Makhluk Hidup itu ?
Klasifikasi Makhluk Hidup adalah suatu usaha mengelompokkan atau menggolongkan makhluk hidup tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang ditemukan pada makhluk hidup.

Dari pengertian diatas kita tahu bahwa tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup adalah menggolongkan jenis makhluk hidup kedalam beberapa kategori agar kita dapat mengenal persamaan dan perbedaan ciri-ciri dari makhluk hidup dengan jelas.

klasifikasi makhluk hidup


Selain menemukan Ilmu Taksonomi, C. Linnaeus juga menciptakan sebuah aturan sistem penamaan makhluk hidup bernama binomial numenklatur. Nah berikut adalah aturannya :
  1. Nama spesies terdiri dari dua suku kata, kata yang pertama merupakan nama genus sedangkan kata yang kedua adalah kata spesies.

  2. Nama Genus ditulis menggunakan huruf kapital sedangkan penulisan nama spesies menggunakan huruf kecil.

  3. Penamaan dan bahasa yang digunakan harus menggunakan bahasa latin atau bahasa yang dilatinkan untuk dijadikan pedoman standar dan penulisan nama atau penamaan hurufnya harus ditulis miring/digaris bawahi.
Pengertian Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup 

1. Kingdom (Kerajaan)

Merupakan tingkatan takson tertinggi dari urutan takson yang pada awalnya dibagi oleh C. Linnaeus menjadi dua yaitu Animalia (hewan) dan Vegetabilia (tumbuhan). Dalam perkembangannya kingdom terus mengalami perkembangan hingga sampai saat ini. Jenis kingdom saat ini dibagi menjadi 6 Kingdom yaitu :
  1. Kingdom Monera

  2. Kingdom Protista

  3. Kingdom Plantae

  4. Kingdom Animalia

  5. Kingdom Virus
2. Filum atau Divisio

Urutan takson kedua dalam sistem klasifikasi makhluk hidup di bawah Kingdom. Filum digunakan pada takson hewan sedangkan Divisio digunakan pada takson tumbuhan. Contohnya pada takson hewan seperti Filum Echinodermata, Filum Platyhelminthes, dsb. Sementara pada takson tumbuhan seperti Divisio Bryophytha, Divisi Spermatophyta, dan nama lain yang berakhiran - phytha.

3. Classis (Kelas)

Merupakan tingkatan takson ketiga dalam sistem klasifikasi makhluk hidup dibawah Filum atau Divisi artinya setiap filum/divisi dibagi ke dalam kelompok atau kategori lagi yang lebih banyak persamaan atau perbedaan ciri dari makhluk hidup tersebut. Contohnya Divisi spermatopytha dibedakan lagi menjadi beberapa kelas berdasarkan bijinya yaitu kelas dikotil dan kelas monokotil.

4. Ordo (Bangsa)

Merupakan tingkatan takson ke-4 dibawah Classis/kelas yang artinya makhluk hidup dibedakan lagi menjadi kelompok yang mempunyai ciri yang lebih spesifik. Untuk lebih jelasnya saya mengambil contoh untuk kelas mamalia dikelompokkan lagi menjadi ordo karnivora , ordo herbivora, ordo omnivora. Lalu kelas monokotil akan dibedakan lagi menjadi ordo rumput-rumputan, ordo jahe-jahean, dsb.

5. Famili (Keluarga/Suku)

Tingkatan takson yang ke-5 dibawah Ordo (bangsa) yang artinya pengelompokkan makhluk hidup yang mempunyai ciri lebih khusus atau mirip bisa dibilang sebangsa. Penamaan famili untuk nama hewan biasanya mempunyai akhiran -idae, contohnya Contoh famili hewan seperti Keluarga kucing (Falidae), keluarga anjing (Canidae). Sedangkan nama tumbuhan mempunyai akhiran -aceae seperti famili Rosaceae, famili Liliaciae, dsb.

sistem penamaan klasifikasi makhluk hidup


6. Genus (Marga)

Tingkatan takson urutan keenam yang berada di bawah famili artinya pengelompokan genus ini merupakan kelompok makhluk hidup yang memiliki ciri yang lebih banyak lagi atau mempunyai ciri yang lebih khusus. Contohnya untuk famili Liliciae dibedakan menjadi genus Lilium (lili), genus Aloe (lidah buaya), genus Allium (bawang-bawangan).

7. Spesies (jenis)

Tingkatan takson paling rendah dari sistem taksonomi. Kelompok hewan tingkat spesies mempunyai ciri sama dan bisa melakukan perkawinan sehingga dapat menghasilkan keturunan. Contohnya genus Allium (bawang-bawangan) dibedakan menjadi jenis bawang merah (Allium cepa) dan bawang putih (Allium sativum).

Demikian artikel saya tentang klasifikasi makhluk hidup dan contohnya semoga dapat menambah pengetahuan teman-teman semua. Jika tulisan saya bermanfaat silahkan Share keteman kalian dan jangan lupa terus ikuti artikel-artikel pengetahuan kami selanjutnya !

Salam dari Klik Pengetahuan, Satu Klik untuk Kami Seribu Pengetahuan untuk Kalian. :)

Related Posts

Klasifikasi Makhluk Hidup (Lengkap dengan Penjelasan dan Contoh)
4/ 5
Oleh

Contact Me

Name

Email *

Message *