Apa Itu Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar atau industri dimana terdapat penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar. Pasar persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling ideal, karena diangggap sistem pasar ini adalah struktur pasar yang akan menjamin terwujudnya kegiatan memproduksi barang atau jasa yang tinggi (optimal) atau efisiensinya. Pada pasar ini kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran dapat bergerak secara leluasa. Ada pun harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan konsumen. Permintaan mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen atau penjual. Bentuk pasar persaingan murni terdapat terutama dalam bidang produksi dan perdagangan hasil-hasil pertanian seperti beras, terigu, kopra, dan minyak kelapa. Bentuk pasar ini terdapat pula perdagangan kecil dan penyelenggaraan jasa-jasa yang tidak memerlukan keahlian istimewa (pertukangan, kerajinan).
Dalam persaingan sempurna ini pembeli dan penjual berjumlah banyak. Artinya, jumlah pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya, sehingga masing-masing pembeli dan penjual tidak mampu mempengaruhi harga pasar. Dengan demikian masing-masing pembeli dan penjual telah menerima tingkat harga yang terbentuk di pasar sebagai suatu datum atau fakta yang tidak dapat di ubah. Bagi pembeli, barang atau jasa yang ia beli merupakan bagian kecil dari keseluruhan jumlah pembelian masyarakat. Bagi penjual pun berlaku hal yang sama sehingga bila penjual menurunkan harga, ia Akan rugi sendiri, sedangkan bila menaikan harga. Maka pembeli akan lari ke penjual lainnya.

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna
  • Perusahaan adalah pengambil harga (price taker)
Maksudnya adalah suatu perusahaan atau toko yang ada didalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.
  • Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk
Sekiranya perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri tersebut. Langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di industri tersebut, produsen dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkanya tersebut.
  • Menghasilkan barang serupa
Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibedakan. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa, jadi tidak ada gunanya jika perusahaan untuk melakukan persaingan yang berbentuk persaingan bukan harga atau (non price competition) yaitu persaingan dengan iklan dan promosi penjualan.
  • Terdapat banyak perusahaan di pasar
Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Meliputi dua aspek yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relatif kecil kalau dengan keseluruhan jumlah perusahaan didalam pasar, akibatnya jumlah produksi perusahaan tersebut sedikit dibandingkan dengan perusahaan yang lain.
  • Pembeli mempunyai pengetahuan sempurna mengenai pasar
Mereka juga mengetahui tingkat harga yang berlaku dipasar tersebut. Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar.
Di bandingkan dengan struktur pasar yang lain, pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa kebaikan dan keburukannya :

Kebaikannya:
  • Dapat memaksimumkan efisiensi.
Efisiensi dibagi menjadi dua, yaitu Efisiensi Produktif dan Efisiensi Alokatif.
Menurut saya, Efisiensi Produktif adalah suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan suatu perusahaan dalam membuat atau mengelola barang/jasa dengan input (biaya) seminimal mungkin untuk menghasilkan output (hasil) yang lebih besar. Apabila suatu industri melakukan hal tersebut maka tingkat produksinya dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal, dan biaya produksi yang paling minimal.
Efisiensi Alokatif, Untuk melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat apakah alokasi sumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah dicapai tingkat yang maksimum atau belum. Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi, produksi harus terus dilakukan sehingga tercapai keadaan dimana harga=biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
  • Tingkat kebebasan bertindak dan memilih tinggi.
Persaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolongan kecil masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang disukainya. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebih terbatas.
Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukan bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi faktor yang menentukan pengalokasinya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan corak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Dan masyarakat mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam menggunakan factor-faktor produksi yang mereka miliki.
  • Dapat menciptakan distribusi pendapatan yang lebih baik.
Dalam pasar persaingan sempurna, pendistribusian pendapatan akan lebih baik karena setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk memproduksi atau menjual barang yang serupa dengan pesaing yang telah ada di sekelilingnya. Sehingga pendapatan masyarakat menjadi lebih merata. Karena harga tidak dapat di permainkan oleh pelaku pasar, baik penjual atau pembeli.

Kelemahannya: 
  • Tidak menggalakkan motivasi.
Dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan yang kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut. Oleh sebab itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal, Karena walaupun pada mulanya suatu perusahaan dapat menaikkan efisiensi dan menurunkan biaya, perusahaan-perusahaan lain dalam waktu singkat juga dapat berbuat demikian. Ketidakkekalan keuntungan dari mengembangkan teknologi ini menyebabkan perusahaan-perusahaan tidak terdorong untuk melakukan perkembangan teknologi dan inovasi.
Disamping oleh alasan yang disebutkan diatas, segolongan ahli ekonomi juga berpendapat kemajuan teknologi adalah terbatas dipasar persaingan sempurna karena perusahaan-perusahan yang kecil ukurannya tidak akan mampu untuk membuat penelitian untuk mengembangkan teknologi yang lebih baik. Namun penelitian seperti itu sering kali menimbulkan biaya yang sangat mahal dan tidak dapat dipikul oleh perusahaan yang berukuran kecil
  • Adakalanya menimbulkan biaya sosial.
Didalam menilai efisiensi perusahaan yang diperhatikan adalah cara perusahaan itu menggunakan sumber-sumber daya. Ditinjau dari sudut pandang perusahaan, penggunaannya mungkin sangat efisien. Akan tetapi, ditinjau dari sudut kepentingan masyarakat, adakalanya merugikan. Seperti contoh nya pabrik-pakbrik kecil yang membuang limbahnya sembarangan
di sungai yang akibatnya mencemari lingkungan disekitar. Sedangkan jika perusahaan membeli alat untuk memfilter limbah pabriknya, maka akan membutukan biaya yang besar dan akibatnya tidak efisien.
  • Pilihan konsumen terbatas.
Karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahan adalah 100 persen sama, konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.

Contoh pasar persaingan sempurna :
 Perusahaan makanan, perusahaan peralatan pabrik dan perusahaan tekstil, dan pasar tradisional.
pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar atau industri dimana terdapat penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar. Pasar persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling ideal, karena diangggap sistem pasar ini adalah struktur pasar yang akan menjamin terwujudnya kegiatan memproduksi barang atau jasa yang tinggi (optimal) atau efisiensinya. Pada pasar ini kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran dapat bergerak secara leluasa. Ada pun harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan konsumen. Permintaan mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen atau penjual. Bentuk pasar persaingan murni terdapat terutama dalam bidang produksi dan perdagangan hasil-hasil pertanian seperti beras, terigu, kopra, dan minyak kelapa. Bentuk pasar ini terdapat pula perdagangan kecil dan penyelenggaraan jasa-jasa yang tidak memerlukan keahlian istimewa (pertukangan, kerajinan).
Dalam persaingan sempurna ini pembeli dan penjual berjumlah banyak. Artinya, jumlah pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya, sehingga masing-masing pembeli dan penjual tidak mampu mempengaruhi harga pasar. Dengan demikian masing-masing pembeli dan penjual telah menerima tingkat harga yang terbentuk di pasar sebagai suatu datum atau fakta yang tidak dapat di ubah. Bagi pembeli, barang atau jasa yang ia beli merupakan bagian kecil dari keseluruhan jumlah pembelian masyarakat. Bagi penjual pun berlaku hal yang sama sehingga bila penjual menurunkan harga, ia Akan rugi sendiri, sedangkan bila menaikan harga. Maka pembeli akan lari ke penjual lainnya.

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna
  • Perusahaan adalah pengambil harga (price taker)
Maksudnya adalah suatu perusahaan atau toko yang ada didalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.
  • Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk
Sekiranya perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri tersebut. Langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di industri tersebut, produsen dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkanya tersebut.
  • Menghasilkan barang serupa
Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibedakan. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa, jadi tidak ada gunanya jika perusahaan untuk melakukan persaingan yang berbentuk persaingan bukan harga atau (non price competition) yaitu persaingan dengan iklan dan promosi penjualan.
  • Terdapat banyak perusahaan di pasar
Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Meliputi dua aspek yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relatif kecil kalau dengan keseluruhan jumlah perusahaan didalam pasar, akibatnya jumlah produksi perusahaan tersebut sedikit dibandingkan dengan perusahaan yang lain.
  • Pembeli mempunyai pengetahuan sempurna mengenai pasar
Mereka juga mengetahui tingkat harga yang berlaku dipasar tersebut. Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar.
Di bandingkan dengan struktur pasar yang lain, pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa kebaikan dan keburukannya :

Kebaikannya:
  • Dapat memaksimumkan efisiensi.
Efisiensi dibagi menjadi dua, yaitu Efisiensi Produktif dan Efisiensi Alokatif.
Menurut saya, Efisiensi Produktif adalah suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan suatu perusahaan dalam membuat atau mengelola barang/jasa dengan input (biaya) seminimal mungkin untuk menghasilkan output (hasil) yang lebih besar. Apabila suatu industri melakukan hal tersebut maka tingkat produksinya dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal, dan biaya produksi yang paling minimal.
Efisiensi Alokatif, Untuk melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat apakah alokasi sumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah dicapai tingkat yang maksimum atau belum. Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi, produksi harus terus dilakukan sehingga tercapai keadaan dimana harga=biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
  • Tingkat kebebasan bertindak dan memilih tinggi.
Persaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolongan kecil masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang disukainya. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebih terbatas.
Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukan bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi faktor yang menentukan pengalokasinya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan corak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Dan masyarakat mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam menggunakan factor-faktor produksi yang mereka miliki.
  • Dapat menciptakan distribusi pendapatan yang lebih baik.
Dalam pasar persaingan sempurna, pendistribusian pendapatan akan lebih baik karena setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk memproduksi atau menjual barang yang serupa dengan pesaing yang telah ada di sekelilingnya. Sehingga pendapatan masyarakat menjadi lebih merata. Karena harga tidak dapat di permainkan oleh pelaku pasar, baik penjual atau pembeli.

Kelemahannya: 
  • Tidak menggalakkan motivasi.
Dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan yang kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut. Oleh sebab itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal, Karena walaupun pada mulanya suatu perusahaan dapat menaikkan efisiensi dan menurunkan biaya, perusahaan-perusahaan lain dalam waktu singkat juga dapat berbuat demikian. Ketidakkekalan keuntungan dari mengembangkan teknologi ini menyebabkan perusahaan-perusahaan tidak terdorong untuk melakukan perkembangan teknologi dan inovasi.
Disamping oleh alasan yang disebutkan diatas, segolongan ahli ekonomi juga berpendapat kemajuan teknologi adalah terbatas dipasar persaingan sempurna karena perusahaan-perusahan yang kecil ukurannya tidak akan mampu untuk membuat penelitian untuk mengembangkan teknologi yang lebih baik. Namun penelitian seperti itu sering kali menimbulkan biaya yang sangat mahal dan tidak dapat dipikul oleh perusahaan yang berukuran kecil
  • Adakalanya menimbulkan biaya sosial.
Didalam menilai efisiensi perusahaan yang diperhatikan adalah cara perusahaan itu menggunakan sumber-sumber daya. Ditinjau dari sudut pandang perusahaan, penggunaannya mungkin sangat efisien. Akan tetapi, ditinjau dari sudut kepentingan masyarakat, adakalanya merugikan. Seperti contoh nya pabrik-pakbrik kecil yang membuang limbahnya sembarangan
di sungai yang akibatnya mencemari lingkungan disekitar. Sedangkan jika perusahaan membeli alat untuk memfilter limbah pabriknya, maka akan membutukan biaya yang besar dan akibatnya tidak efisien.
  • Pilihan konsumen terbatas.
Karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahan adalah 100 persen sama, konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.

Contoh pasar persaingan sempurna :
 Perusahaan makanan, perusahaan peralatan pabrik dan perusahaan tekstil, dan pasar tradisional.
pasar persaingan sempurna

Related Posts

Apa Itu Pasar Persaingan Sempurna
4/ 5
Oleh

Contact Me

Name

Email *

Message *