Obligasi



obligasi merupakan bentuk wesel bayar berbunga. obligasi diterbitkan oleh perusahaan, universitas, dan lembaga pemerintah. obligasi, seperti saham biasa, dijual dalam satuan kecil. hal tersebut dilakukan untuk menarik minat investor.
mengapa obligasi diterbitkan?
sebuah perusahaan dapat menggunakan pendanaan jangka panjang selain obligasi, seperti wesel bayar dan sewa. untuk bentuk pendanaan yang lain tersebut perusahaan perlu menemukan seseorang, perusahaan atau lembaga keuangan yang berkenan memberikan dana yang dibutuhkan untuk pengembangan pabrik dan beberapa dan beberapa proyek seperti pembangunan gedung baru. untuk memperoleh jumlah yang besar dari modal jangka panjang., manajemen perusahaan biasanya memutuskan untuk menerbitkan saham biasa atau obligasi.
dari sudut pandang perusahaan, pendanaan jangka panjang melalui obligasi memberikan keunggulan dibanding saham biasa.
keunggulan pendanaan obligasi dibanding dengan saham biasa:
1. kendali pemegang saham tidak terpengaruh.
2. adanya penghematan dari sisi pajak.
3. laba persaham akan lebih tinggi

tetapi obligasi juga mempunyai kekurangan yaitu:
bunga harus dibayar secara periodik dan nilai pokok dari obligasi dan harus dibayar pada saat jatuh tempo.

Penerbit obligasi ini sangat luas sekali, hampir setiap badan hukum dapat menerbitkan obligasi, namun peraturan yang mengatur mengenai tata cara penerbitan obligasi ini sangat ketat sekali. Penggolongan penerbit obligasi biasanya terdiri atas :
  • Lembaga supranasional, seperti misalnya Bank Investasi Eropa (European Investment Bank) atau Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank).
  • Pemerintah suatu negara menerbitkan obligasi pemerintah dalam mata uang negaranya maupun Obligasi pemerintah dalam denominasi valuta asing yang biasa disebut dengan obligasi internasional (sovereign bond).
  • Sub-sovereign, provinsi, negara atau otoritas daerah . Di Amerika dikenal sebagai Obligasi daerah (municipal bond). Di Indonesia dikenal sebagai Surat Utang Negara (SUN)
  • Lembaga pemerintah. Obligasi ini biasa juga disebut agency bonds, atau agencies.
  • Perusahaan yang menerbitkan obligasi swasta.
  • Special purpose vehicles adalah perusahaan yang didirikan dengan suatu tujuan khusus guna menguasai aset tertentu yang ditujukan guna penerbitan suatu obligasi yang biasa disebut Efek Beragun Aset.
 Proses yang umum dikenal dalam penerbitan suatu obligasi adalah melalui penjamin emisi atau juga dikenal dengan istilah "underwriting". Dalam penjaminan emisi, satu atau lebih perusahaan sekuritas akan membentuk suatu sindikasi guna membeli seluruh obligasi yang diterbitkan oleh penerbit dan menjualnya kembali kepada para investor. Pada penjualan obligasi pemerintah biasanya melalui proses lelang.
demikian penjelasan mengenai obligasi semoga bermanfaat.


obligasi merupakan bentuk wesel bayar berbunga. obligasi diterbitkan oleh perusahaan, universitas, dan lembaga pemerintah. obligasi, seperti saham biasa, dijual dalam satuan kecil. hal tersebut dilakukan untuk menarik minat investor.
mengapa obligasi diterbitkan?
sebuah perusahaan dapat menggunakan pendanaan jangka panjang selain obligasi, seperti wesel bayar dan sewa. untuk bentuk pendanaan yang lain tersebut perusahaan perlu menemukan seseorang, perusahaan atau lembaga keuangan yang berkenan memberikan dana yang dibutuhkan untuk pengembangan pabrik dan beberapa dan beberapa proyek seperti pembangunan gedung baru. untuk memperoleh jumlah yang besar dari modal jangka panjang., manajemen perusahaan biasanya memutuskan untuk menerbitkan saham biasa atau obligasi.
dari sudut pandang perusahaan, pendanaan jangka panjang melalui obligasi memberikan keunggulan dibanding saham biasa.
keunggulan pendanaan obligasi dibanding dengan saham biasa:
1. kendali pemegang saham tidak terpengaruh.
2. adanya penghematan dari sisi pajak.
3. laba persaham akan lebih tinggi

tetapi obligasi juga mempunyai kekurangan yaitu:
bunga harus dibayar secara periodik dan nilai pokok dari obligasi dan harus dibayar pada saat jatuh tempo.

Penerbit obligasi ini sangat luas sekali, hampir setiap badan hukum dapat menerbitkan obligasi, namun peraturan yang mengatur mengenai tata cara penerbitan obligasi ini sangat ketat sekali. Penggolongan penerbit obligasi biasanya terdiri atas :
  • Lembaga supranasional, seperti misalnya Bank Investasi Eropa (European Investment Bank) atau Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank).
  • Pemerintah suatu negara menerbitkan obligasi pemerintah dalam mata uang negaranya maupun Obligasi pemerintah dalam denominasi valuta asing yang biasa disebut dengan obligasi internasional (sovereign bond).
  • Sub-sovereign, provinsi, negara atau otoritas daerah . Di Amerika dikenal sebagai Obligasi daerah (municipal bond). Di Indonesia dikenal sebagai Surat Utang Negara (SUN)
  • Lembaga pemerintah. Obligasi ini biasa juga disebut agency bonds, atau agencies.
  • Perusahaan yang menerbitkan obligasi swasta.
  • Special purpose vehicles adalah perusahaan yang didirikan dengan suatu tujuan khusus guna menguasai aset tertentu yang ditujukan guna penerbitan suatu obligasi yang biasa disebut Efek Beragun Aset.
 Proses yang umum dikenal dalam penerbitan suatu obligasi adalah melalui penjamin emisi atau juga dikenal dengan istilah "underwriting". Dalam penjaminan emisi, satu atau lebih perusahaan sekuritas akan membentuk suatu sindikasi guna membeli seluruh obligasi yang diterbitkan oleh penerbit dan menjualnya kembali kepada para investor. Pada penjualan obligasi pemerintah biasanya melalui proses lelang.
demikian penjelasan mengenai obligasi semoga bermanfaat.

Related Posts

Obligasi
4/ 5
Oleh

Contact Me

Name

Email *

Message *